Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
Teaterikal Serangan Umum 1 Maret. Komunitas Jogjakarta 1945 bersama instansi menampilkan teaterika serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3). (FOTO : Wihdan Hidayat/ Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-- Memperingati peristiwa Serangan Umum 1 Maret, Komunitas Jogjakarta 1945 bersama menghidupkan kembali peristiwa serangan umum 1 Maret di Titik Nol Yogyakarta, Ahad (1/3).
Aksi teatrikal ini mempertahankan detik-detik dan proses serangan umum 1 Maret 1949. Peserta mengenakan seragam dan properti semirip mungkin dengan peristiwa sesungguhnya.
Kegiatan ini dikenal dengan kegiatan reenactment. Rekonstruksi peristiwa bersejarah oleh para penggemar ini bisa memberikan gambaran dan penghayatan bagi pelakunya terhadap suatu peristiwa sejarah.
sumber : Republika