Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) berfoto bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, seusai penyerahan donasi perlengkapan APD di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) menyampaikan sambutan saat memberikan donasi perlengkapan alat pelindung diri (APD) di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, seusai donasi perlengkapan alat pelindung diri (APD) , di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, seusai donasi perlengkapan alat pelindung diri (APD) , di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) berfoto bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, seusai penyerahan donasi perlengkapan APD di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang (kanan) berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo, seusai donasi perlengkapan alat pelindung diri (APD) , di Jakarta, Selasa (7/4). (FOTO : Tanoto Foundation)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi filantropi yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto itu menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta, Selasa (7/4).
Penyerahan donasi dilakukan oleh Dewan Penasehat Tanoto Foundation Sihol Aritonang kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo.
Organisasi filantropi yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto itu menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi para dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia.
Donasi yang diberikan berupa 1 juta masker, 1 juta sarung tangan, 3.000 kacamata dan 100.000 baju pelindung ICU dan non-ICU bagi tenaga kesehatan, yang berjuang sebagai garda terdepan dalam merawat dan memastikan kesembuhan para pasien COVID-19.
sumber : Republika