REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program vaksinasi massal Covid-19 menyisakan masalah lingkungan lain. Limbah biohazard berupa jarum suntik dipastikan akan meningkat drastis. Diperlukan penanganan khusus untuk penanganan limbah ini.
Untuk itu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan Alat Penghancur Jarum Suntik (APJS). Alat tersebut mampu menghancurkan sebanyak 5.000 jarum suntik per unit dan diharapkan dapat menangani limbah jarum suntik pada masa vaksinasi covid-19.