Kamis 03 Jun 2021 23:16 WIB

Panen Raya di Pesawahan Warisan Budaya Dunia UNESCO

Tradisi panen raya padi merah yang digelar setiap bulan Juni sebagai promosi budaya..

Rep: Nyoman Hendra Wibowo/ Red: Yogi Ardhi

Petani bersama Duta Hijau Bali memanen padi merah saat panen raya di persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali, Kamis (3/6/2021). Tradisi panen raya padi merah yang digelar setiap bulan Juni itu merupakan upaya mempromosikan kembali kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut di tengah pandemi COVID-19. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

Petani memanen padi merah saat panen raya di persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali, Kamis (3/6/2021). Tradisi panen raya padi merah yang digelar setiap bulan Juni itu merupakan upaya mempromosikan kembali kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut di tengah pandemi COVID-19. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

Petani memanggul padi merah di kepalanya saat panen raya di persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali, Kamis (3/6/2021). Tradisi panen raya padi merah yang digelar setiap bulan Juni itu merupakan upaya mempromosikan kembali kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut di tengah pandemi COVID-19. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TABANAN -- Petani memanggul padi merah di kepalanya saat panen raya di persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali, Kamis (3/6).

Tradisi panen raya padi merah yang digelar setiap bulan Juni itu merupakan upaya mempromosikan kembali kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut di tengah pandemi COVID-19. 

sumber : Antara Foto
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement