Rabu 27 Oct 2021 23:40 WIB

Tradisi Merti Dusun di Sendangsari

Dua tahun lalu saat awal pandemi, tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil..

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Mohamad Amin Madani

Warga mengikuti doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga mengambil hasil bumi pada gunungan usai doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga memindahkan gunungan berisi hasil bumi saat tradisi doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga mengikuti doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga pulang membawa makanan usai mengikuti doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga mengambil hasil bumi pada gunungan usai doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Besek berisi makanan dibagikan ke warga usai doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga pulang membawa makanan usai mengikuti doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10). Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Warga mengikuti doa bersama syukuran desa atau merti desa di Sendangsari, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10).

Tradisi merti dusun di Sedangsari tahun ini mulai digelar lagi dan dibarengkan dengan Maulid Nabi. Dua tahun lalu saat awal pandemi Covid-19 tradisi merti dusun digelar dalam skala kecil. Ritual awal Merti Dusun yakni berdoa bersama dan diakhiri dengan pembagian gunungan berisi hasil bumi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement