Selasa 02 Aug 2022 16:52 WIB

Kerajinan dari Kertas Bekas Buatan Siswa SMALB SLB Negeri Cicendo

Kerajinan berupa tas, buku catatan, wadah lampu, wadah tisu, map dan amplop..

Rep: Abdan Syakura / Red: Yogi Ardhi

Siswa SMALB didampingi guru mengolah bubur kertas untuk dijadikan kerajinan di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Siswa SMALB mengambil cacahan kertas yang telah direndam untuk dijadikan kerajinan di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Siswa SMALB didampingi guru mengolah bubur kertas untuk dijadikan kerajinan di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Siswa SMALB didampingi guru mengolah bubur kertas untuk dijadikan kerajinan di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Siswa SMALB didampingi guru menyelesaikan pembuatan kerajinan dari bubur kertas di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Siswa SMALB menunjukkan tas yang terbuat dari kertas bekas di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Siswa SMALB menunjukkan tas yang terbuat dari kertas bekas di SLBN Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (2/8/2022).

Dalam satu minggu, bengkel kerja tersebut mampu mengolah 30 kilogram kertas bekas untuk dijadikan berbagai jenis kerajinan.

Kerajinan berupa tas, buku catatan, wadah lampu, wadah tisu, map dan amplop itu dijual dengan harga Rp3 ribu sampai Rp60 ribu. 

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement