Ahad 21 Aug 2022 19:50 WIB

Infografis Dua Vaksin yang Dipakai AS untuk Cacar Monyet

AS mengandalkan dua vaksin untuk mencegah cacar monyet.

Foto: Republika
Vaksin cacar monyet yang dipakai di AS.

REPUBLIKA.CO.ID, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui dua jenis vaksin cacar (//smallpox//) yang dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet.

*Jynneos (imvamune/imvanex)

Baca Juga

- Ditujukan untuk orang yang berisiko, berusia 18 tahun ke atas.

- Izin penggunaannya telah diperluas bagi usia di bawah 18 tahun yang berisiko.

 

- Mengandung virus vaccinia hidup, namun tidak dapat bereplikasi.

- Diberikan dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari setelah pemberian dosis pertama.

- Tidak ada bukti ilmiah yang mengindikasikan satu dosis vaksin bisa hasilkan perlindungan jangka panjang.

- Tubuh membangun respons kekebalan sekitar 14 hari setelah dosis kedua disuntikkan.

- Bagi yang sudah pernah diimunisasi cacar air saat bayi, kemungkinan cukup satu dosis saja.

* ACAM2000

- Mengandung virus hidup yang dapat berkembang biak.

- Penerimanya akan mengembangkan lesi kecil atau benjolan merah dan gatal 3-4 hari setelah divaksinasi. Lesi sembuh dalam 6 pekan.

- Butuh sekitar 4 pekan bagi tubuh untuk membangun respons kekebalan.

Pemberian:

- Paling baik sebelum terinfeksi cacar monyet.

- Diberikan 4 hari setelah terpapar cacar monyet, vaksin masih dapat cegah penyakit.

- Diberikan antara 4-14 hari setelah terpapar, vaksin dapat mencegah gejala yang serius.

Dibikin balon boks

"Vaksin //smallpox// digunakan untuk pencegahan //monkeypox// karena virusnya masih satu famili." -- Centers for Disease Control and Prevention (CDC)

Sumber: FDA, CDC AS Pengolah: Reiny Dwinanda

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement