Rabu 21 Dec 2022 19:14 WIB

Mentan SYL Targetkan Rp 100 Triliun untuk Ekspor Perkebunan Indonesia

Menurut SYL, target tersebut realistis mengingat perkebunan Indonesia sudah modern..

Red: Mohamad Amin Madani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Perkebunan Indonesia Expo (Bunex 2022) yang digelar Ditjen Perkebunan Kementan di Hall B JCC Senayan, Rabu, 21 Desember 2022. (FOTO : dok. kementan)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Perkebunan Indonesia Expo (Bunex 2022) yang digelar Ditjen Perkebunan Kementan di Hall B JCC Senayan, Rabu, 21 Desember 2022. (FOTO : dok. kementan)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Perkebunan Indonesia Expo (Bunex 2022) yang digelar Ditjen Perkebunan Kementan di Hall B JCC Senayan, Rabu, 21 Desember 2022. (FOTO : dok. kementan)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Perkebunan Indonesia Expo (Bunex 2022) yang digelar Ditjen Perkebunan Kementan di Hall B JCC Senayan, Rabu, 21 Desember 2022. (FOTO : dok. kementan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menargetkan ekspor produk perkebunan Indonesia meningkat hingga mencapai Rp 100 triliun lebih di tahun mendatang. Menurut SYL, target tersebut sangat realistis mengingat perkebunan Indonesia sudah masuk pada level modern dengan pengolahan hilirisasi dan industri yang semakin berkembang.

"Disini kita bukan hanya bicara tentang expo. Tapi juga ada market baik nasional maupun internasional. Dan kita berharap memang dari apa yang ada targetnya bisa sampai 100 triliun untuk ekspor dan lain-lain," ujar SYL saat menghadiri Perkebunan Indonesia Expo (Bunex 2022) yang digelar Ditjen Perkebunan Kementan di Hall B JCC Senayan, Rabu, 21 Desember 2022.

Oleh karena itu, kata SYL, Kementerian Pertanian sudah memiliki dua program kerja yang fokus pada pengembangan produk perkebunan Indonesia. Pertama adalah memperkuat hilirisasi dan kedua memperkuat peranan industri baik skala kecil maupun besar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement