Selasa 15 Aug 2023 18:35 WIB

Peluncuran Pusat Riset dan Pengembangan Pertanian di Klaten

Bayer JUARA merupakan pusat riset pertanian Bayer terbesar kedua di Asia Tenggara.

Red: Edwin Dwi Putranto

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud (kedua kanan), bersama Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar (kanan) dan Head of Field Solutions Bayer Regional Asia Pacific, Srinath Bala (ketiga kanan) meninjau lahan uji coba di Bayer JUARA, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (15/8/2023). Pusat riset dan pengembangan Bayer JUARA direncanakan untuk melangsungkan hingga 200 uji coba teknologi pertanian setiap tahun, yang mencakup pengujian dan evaluasi teknologi pertanian yang inovatif, termasuk benih jagung bioteknologi. (FOTO : Dok Republika)

Head of Field Solutions Bayer Regional Asia Pacific, Srinath Bala bersama Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud, Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Samanhudi, Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi Universitas Sebelas Maret, Irwan Trinugroho, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Jaka Widada, Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar; dan Bayer Head of Field Solutions South East Asia & Pakistan, Kukuh Ambar Waluyo, dalam sesi penandatanganan nota kesepahaman antara Bayer dengan Universitas Gadjah Mada dan Universitas Sebelas Maret, di Klaten, Jawa Tengah Selasa (15/8/2023). Bayer JUARA menyediakan area kolaborasi yang memungkinkan Bayer (sebagai pelaku industri) untuk bekerja sama dengan kalangan akademisi guna mendorong pertukaran ide dan pengetahuan yang saling membangun. (FOTO : Dok Republika)

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud (tengah), bersama Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar (kanan) dan Head of Field Solutions Bayer Regional Asia Pacific, Srinath Bala (kiri) memanen jagung bioteknologi DK95R dari Bayer di lahan uji coba Bayer JUARA. Dengan benih bioteknologi ini, para petani mendapatkan potensi peningkatan pendapatan hingga 30 persen dibandingkan dengan praktik konvensional. Peningkatan pendapatan ini diperoleh dari kombinasi hasil panen yang lebih tinggi dan pengurangan biaya input. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, KLATEN -- Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud (kedua kanan), bersama Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar (kanan) dan Head of Field Solutions Bayer Regional Asia Pacific, Srinath Bala (ketiga kanan) meninjau lahan uji coba di Bayer JUARA, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (15/8/2023).

Pusat riset dan pengembangan Bayer JUARA direncanakan untuk melangsungkan hingga 200 uji coba teknologi pertanian setiap tahun, yang mencakup pengujian dan evaluasi teknologi pertanian yang inovatif, termasuk benih jagung bioteknologi.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement