Senin 06 Nov 2023 20:00 WIB

Ketoprak Tobong Mahkamah Kongkalikong

Sandiwara tersebut merupakan bentuk protes seniman atas keputusan kontroversial MK..

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Mohamad Amin Madani

Salah satu adegan para hakim berdiskusi saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu adegan para hakim berdiskusi saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Baliho besar acara sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu adegan calon wakil lurah termuda saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu seniman menunggu waktu tampil saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu adegan calon wakil lurah termuda saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu adegan saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Salah satu adegan saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Warga yang ikut menonton sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Warga merekam dengan gawai sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Pemain merias sendiri sebelum tampil saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Pemain merias sendiri sebelum tampil saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Pemain membantu rekannya menggunakan blangkon sebelum tampil saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Perlengkapan rias yang digunakan pemain sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di Gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023). Sandiwara ketoprak tobong dengan judul Mahkamah Kongkalikong ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tentram, kemudian gaduh karena badai nepotisme. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA  -- Salah satu adegan para hakim berdiskusi saat sandiwara ketoprak tobong Mahkamah Kongkalikong di gedung DPRD Provinsi DIY, Yogyakarta, Senin (6/11/2023).

Sandiwara ketoprak tobong dengan judul "Mahkamah Kongkalikong" ini merupakan salah satu bentuk protes atas keputusan Mahkamah Konstitusi No 90/PPU-XXI/2023 yang kontroversial dan mendapat kecaman luas. Acara yang diadakan oleh seniman tradisi Yogyakarta dan aktivis pergerakan ini mengisahkan situasi Desa Antah Berantah yang semula aman dan tenteram, kemudian gaduh karena badai nepotisme.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement