Senin 13 Nov 2023 18:18 WIB

Genjot Produktivitas Pertanian, Bayer untuk Indonesia Ajak Petani di Pedesaan

Perluas jangkauan BISA gelar di enam provinsi.

Rep: Prayogi/ Red: Tahta Aidilla

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo, Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein dan Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf (dari kiri) meninjau lahan pertanian saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah petani hadir dalam peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf, Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo (dari kiri) meninjau lahan pertanian saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo dan Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf (dari kiri) meninjau lahan pertanian saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah petani hadir dalam peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Gia Andriani, Penata KKB Ahli Muda BKKBN Banten Supriyatna, Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf, Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein, Country Division Head Pharmaceuticals Bayer Indonesia Jeff Lai dan Koordinator Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian BSIP Kementan Suprihanto (dari kiri) saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) 2023-2024 di Kabupaten Serang, Banten Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein, Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo (dari kiri) meninjau lahan pertanian saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein berbincang saat meninjau salah satu kios BLFC binaan program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023). Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  SERANG. --  Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes Muhammad Yusuf, Direktur Bayer Indonesia Florian Zirnstein dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo (dari kiri) meninjau lahan pertanian saat peluncuran program Bayer untuk Indonesia (BISA) di Kabupaten Serang, Banten, Senin (13/11/2023).

Program Bayer untuk Indonesia (BISA) ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas kesehatan petani pedesaan.

Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023, Bayer memperluas jangkauan pelaksanaan program ini ke enam Provinsi di Indonesia: Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan NTT.

 

sumber : Republika/Prayogi
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement