Ahad 17 Dec 2023 09:53 WIB

Pemakaman Kameramen Al Jazeera, Wafat Akibat Serangan Drone Zionis

Selama lebih dari lima jam pasukan zionis Israel mencegah ambulans.

Red: Tahta Aidilla

Kerabat kameramen Al Jazeera, Samer Abu Daqqa berduka atas jenazahnya yang gugur akibat serangan udara Israel saat pemakamannya di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Sabtu, (16/12/2023). (FOTO : AP Photo/Mohammed Dahman)

Koresponden Al Jazeera Wael Dahdouh menangis terhadap jenazah kameramen Al Jazeera, Samer Abu Daqqa, yang gugur akibat serangan udara Israel saat pemakamannya di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Sabtu, (16/12/2023). (FOTO : AP Photo/Mohammed Dahman)

Kerabat kameramen Al Jazeera, Samer Abu Daqqa berduka atas kematiannya akibat serangan udara Israel saat pemakamannya di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Sabtu, (16/12/2023). (FOTO : AP Photo/Mohammed Dahman)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  JALUR GAZA. -- Kerabat kameramen Al Jazeera, Samer Abu Daqqa berduka atas jenazahnya yang gugur akibat serangan udara Israel saat pemakamannya di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Sabtu, (16/12/2023).

Kameramen Al Jazeera Samer Abu Daqqa terbunuh serangan drone atau pesawat tak berawak pada Jumat (15/12/2023). Ini saat melaporkan peristiwa pemboman yang telah terjadi sebelumnya di sekolah yang menjadi tempat perlindungan bagi para pengungsi Gaza selatan.

Samer Abu Daqqa itu tidak bisa mendapatkan perawatan medis setelah terluka dalam serangan di Sekolah Farhana di Khan Younis.

Selama lebih dari lima jam pasukan zionis Israel mencegah ambulans dan petugas penyelamat untuk menghubunginya, sehingga tidak memberikan perawatan darurat yang sangat dibutuhkan.

 

sumber : AP Photo/Mohammed Dahman
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement