Kamis 15 Feb 2024 14:40 WIB

Imigran Etnis Rohingya Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Penampungan

Sebagian besar imigran di antaranya menderita penyakit kulit, batuk dan demam.

Red: Tahta Aidilla

Tim medis Rumah Sakit Prince Nayef Universitas Syiah Kuala (USK) memeriksa kesehatan imigran etnis Rohingya di penampungan sementara, Gedung Meuseuraya, Banda Aceh, Aceh, Kamis (15/2/2024). Menurut tim medis, sebanyak 127 orang imigran etnis Rohingya yang masih menempati penampungan sementara tersebut menjalani pemeriksaan karena sebagian besar di antaranya menderita penyakit kulit, batuk dan demam. (FOTO : ANTARAFOTO/Ampelsa)

Tim medis Rumah Sakit Prince Nayef Universitas Syiah Kuala (USK) memeriksa kesehatan imigran etnis Rohingya di penampungan sementara, Gedung Meuseuraya, Banda Aceh, Aceh, Kamis (15/2/2024). Menurut tim medis, sebanyak 127 orang imigran etnis Rohingya yang masih menempati penampungan sementara tersebut menjalani pemeriksaan karena sebagian besar di antaranya menderita penyakit kulit, batuk dan demam. (FOTO : ANTARAFOTO/Ampelsa)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDA ACEH. --  Tim medis Rumah Sakit Prince Nayef Universitas Syiah Kuala (USK) memeriksa kesehatan imigran etnis Rohingya di penampungan sementara, Gedung Meuseuraya, Banda Aceh, Aceh, Kamis (15/2/2024).

Menurut tim medis, sebanyak 127 orang imigran etnis Rohingya yang masih menempati penampungan sementara tersebut menjalani pemeriksaan karena sebagian besar di antaranya menderita penyakit kulit, batuk, dan demam.

 

sumber : ANTARAFOTO/Ampelsa
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement