Warga berebut gunungan usai didoakan di Masjid Agung pada perayaan Tradisi Grebeg Syawal di Keraton Kasunanan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/4/2025). Tradisi Grebeg Syawal tersebut digelar pada perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan memperebutkan dua gunungan Jaler (pria) dan Estri (wanita) yang dipercaya masyarakat membawa berkah dan rezeki. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Abdi dalem Keraton membawa gunungan ke Masjid Agung pada perayaan Tradisi Grebeg Syawal di Keraton Kasunanan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/4/2025). Tradisi Grebeg Syawal tersebut digelar pada perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan memperebutkan dua gunungan Jaler (pria) dan Estri (wanita) yang dipercaya masyarakat membawa berkah dan rezeki. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Abdi dalem Keraton berjalan menuju ke Masjid Agung pada perayaan Tradisi Grebeg Syawal di Keraton Kasunanan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/4/2025). Tradisi Grebeg Syawal tersebut digelar pada perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan memperebutkan dua gunungan Jaler (pria) dan Estri (wanita) yang dipercaya masyarakat membawa berkah dan rezeki. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Warga berebut gunungan usai didoakan di Masjid Agung pada perayaan Tradisi Grebeg Syawal di Keraton Kasunanan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/4/2025).
Tradisi Grebeg Syawal tersebut digelar pada perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan memperebutkan dua gunungan Jaler (pria) dan Estri (wanita) yang dipercaya masyarakat membawa berkah dan rezeki.
sumber : Antara Foto