Ahad 08 Feb 2026 21:40 WIB

Pemerintah Akan Kaji Ulang Penanganan Lumpur Lapindo

Lumpur Lapindo saat ini masih aktif mengeluarkan lumpur panas.

Red: Edwin Dwi Putranto

Penampakan kolam penampungan pusat semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (8/2/2026). Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyatakan akan segera menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya penanganan bencana lumpur Lapindo yang saat ini masih aktif mengeluarkan lumpur panas dari dalam bumi. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melihat kolam penampungan di tanggul lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (8/2/2026). Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyatakan akan segera menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya penanganan bencana lumpur Lapindo yang saat ini masih aktif mengeluarkan lumpur panas dari dalam bumi. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Foto udara kolam penampungan pusat semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (8/2/2026). Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyatakan akan segera menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya penanganan bencana lumpur Lapindo yang saat ini masih aktif mengeluarkan lumpur panas dari dalam bumi. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Penampakan kolam penampungan pusat semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (8/2/2026).

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyatakan akan segera menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam upaya penanganan bencana lumpur Lapindo yang saat ini masih aktif mengeluarkan lumpur panas dari dalam bumi.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement