Seorang bocah melintasi jembatan darurat di Desa Tetingi, Pantan Cuaca, Gayo Lues, Aceh, Senin (16/3/2026). Jembatan darurat yang dibangun oleh warga tersebut dapat membahayakan warga yang melintas karena hanya menggunakan bahan bangunan seadanya dari sisa bencana longsor dan banjir bandang 4 bulan lalu, sehingga warga berharap agar segera dibangun jembatan permanen di wilayah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Seorang bocah melintasi jembatan darurat di Desa Tetingi, Pantan Cuaca, Gayo Lues, Aceh, Senin (16/3/2026). Jembatan darurat yang dibangun oleh warga tersebut dapat membahayakan warga yang melintas karena hanya menggunakan bahan bangunan seadanya dari sisa bencana longsor dan banjir bandang 4 bulan lalu, sehingga warga berharap agar segera dibangun jembatan permanen di wilayah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Warga melintasi jembatan darurat di Desa Tetingi, Pantan Cuaca, Gayo Lues, Aceh, Senin (16/3/2026). Jembatan darurat yang dibangun oleh warga tersebut dapat membahayakan warga yang melintas karena hanya menggunakan bahan bangunan seadanya dari sisa bencana longsor dan banjir bandang 4 bulan lalu, sehingga warga berharap agar segera dibangun jembatan permanen di wilayah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, GAYO LUES -- Warga melintasi jembatan darurat di Desa Tetingi, Pantan Cuaca, Gayo Lues, Aceh, Senin (16/3/2026).
Jembatan darurat yang dibangun oleh warga tersebut dapat membahayakan warga yang melintas karena hanya menggunakan bahan bangunan seadanya dari sisa bencana longsor dan banjir bandang 4 bulan lalu, sehingga warga berharap agar segera dibangun jembatan permanen di wilayah itu.
sumber : Antara Foto