Rabu 15 Apr 2026 23:00 WIB

Sampah Masih Membanjiri Pesisir Pantai Satelit Banyuwangi

Tingginya volume sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat jadi penyebab.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah anak bermain di antara sampah yang berserakan menutupi pesisir di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). Pemkab Banyuwangi menggandeng sejumlah NGO dan komunitas untuk menangani permasalahan sampah masuk ke laut dengan memasang jaring sebagai penahan di sejumlah aliran sungai, namun belum sepenuhnya efektif akibat tingginya volume sampah yang terbawa banjir serta rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Dua orang nelayan memanggul ikan hasil tangkapan melintasi sampah yang berserakan menutupi pesisir di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). Pemkab Banyuwangi menggandeng sejumlah NGO dan komunitas untuk menangani permasalahan sampah masuk ke laut dengan memasang jaring sebagai penahan di sejumlah aliran sungai, namun belum sepenuhnya efektif akibat tingginya volume sampah yang terbawa banjir serta rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Seorang warga memulung sampah yang masih memiliki nilai ekonomi di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). Pemkab Banyuwangi menggandeng sejumlah NGO dan komunitas untuk menangani permasalahan sampah masuk ke laut dengan memasang jaring sebagai penahan di sejumlah aliran sungai, namun belum sepenuhnya efektif akibat tingginya volume sampah yang terbawa banjir serta rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Seorang warga memulung sampah yang masih memiliki nilai ekonomi di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026).

Pemkab Banyuwangi menggandeng sejumlah NGO dan komunitas untuk menangani permasalahan sampah masuk ke laut dengan memasang jaring sebagai penahan di sejumlah aliran sungai, namun belum sepenuhnya efektif akibat tingginya volume sampah yang terbawa banjir serta rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement