Kamis 16 Apr 2026 08:09 WIB

Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Diturunkan Jadi 0 Persen

Kebijakan ini bertujuan untuk menekan biaya operasional maskapai penerbangan.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah teknisi memperbaiki mesin pesawat di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (15/04/2026). Pemberian insentif fiskal penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen, bertujuan untuk menekan biaya operasional maskapai penerbangan di tengah kenaikan harga avtur akibat situasi geopolitik di Timur Tengah. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Sejumlah teknisi memperbaiki pesawat Citilink dan Garuda di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (15/04/2026). Pemberian insentif fiskal penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen, bertujuan untuk menekan biaya operasional maskapai penerbangan di tengah kenaikan harga avtur akibat situasi geopolitik di Timur Tengah. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Teknisi memperbaiki mesin pesawat di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (15/04/2026). Pemberian insentif fiskal penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen, bertujuan untuk menekan biaya operasional maskapai penerbangan di tengah kenaikan harga avtur akibat situasi geopolitik di Timur Tengah. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Teknisi memperbaiki mesin pesawat di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (15/04/2026).

Pemberian insentif fiskal penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen, bertujuan untuk menekan biaya operasional maskapai penerbangan di tengah kenaikan harga avtur akibat situasi geopolitik di Timur Tengah.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement