Senin 10 Aug 2026 09:01 WIB

Kemarau Dua Bulan, Warga Gurabunga Bergantung pada Mata Air Ake Goa

Warga Gurabunga harus berjalan satu kilometer demi air bersih.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga mencuci pakaian dengan memanfaatkan sumber air Ake Goa di Kelurahan Gurabunga, Tidore, Maluku Utara, Ahad (9/8/2026). Warga yang tinggal di kawasan pegunungan itu mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak dua bulan terakhir akibat musim kemarau, sehingga mereka bergantung pada sumber mata air Ake Goa yang masih tersedia dan harus berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk mengambil air guna memenuhi kebutuhan minum, mandi serta keperluan rumah tangga lainnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Andri Saputra)

Kemarau yang berlangsung selama dua bulan membuat warga kawasan pegunungan Gurabunga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Warga harus berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk mendapatkan air yang masih tersedia di sumber mata air Ake Goa. (FOTO : ANTARA FOTO/Andri Saputra)

Di tengah kemarau, Ake Goa menjadi sumber penting bagi warga Gurabunga untuk memenuhi kebutuhan minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Aktivitas mengambil air menjadi bagian dari keseharian warga Gurabunga selama sejumlah sumber air mulai berkurang akibat kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Andri Saputra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TIDORE -- Kemarau yang berlangsung selama dua bulan mulai menyulitkan warga Kelurahan Gurabunga, Tidore, Maluku Utara, mendapatkan air bersih. Di kawasan pegunungan tersebut, warga kini bergantung pada sumber mata air Ake Goa yang masih tersedia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus berjalan kaki sekitar satu kilometer demi mendapatkan air untuk minum, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement