Jumat 14 Aug 2026 09:00 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 23,7 Kilogram Emas Senilai Rp63 Miliar

Tujuh WNA China diamankan dalam kasus penyelundupan emas.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petugas menunjukkan barang bukti emas saat konferensi pers penindakan penyelundupan ekspor emas di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026). Bea Cukai bersama Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan dua kasus upaya penyelundupan ekspor emas tujuan China dan Dubai melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan total berat 23,793 kilogram atau senilai Rp63 miliar dan mengamankan tujuh WNA asal China serta satu orang petugas bandara. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama (kiri) melihat petugas mengukur kemurnian kadar emas saat konferensi pers penindakan penyelundupan ekspor emas di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026). Dalam pengungkapan dua kasus tersebut, petugas mengamankan tujuh WNA asal China yang diduga terkait dengan upaya penyelundupan. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Petugas berjaga di samping barang bukti saat konferensi pers penindakan penyelundupan ekspor emas. Pengungkapan kasus tidak hanya menyeret penumpang, tetapi juga seorang petugas bandara turut diamankan. Penindakan ini menunjukkan pengawasan di pintu keluar negeri menjadi salah satu lapis penting dalam mencegah penyelundupan barang bernilai tinggi. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Upaya membawa keluar 23,793 kilogram emas senilai sekitar Rp63 miliar melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil digagalkan. Bea Cukai bersama Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta mengungkap dua kasus penyelundupan ekspor emas yang masing-masing ditujukan ke China dan Dubai. Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan tujuh warga negara China dan seorang petugas bandara.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement