Sabtu 15 Aug 2026 19:15 WIB

Kericuhan Pecah saat Peringatan 21 Tahun Perjanjian Perdamaian Aceh

TNI dan Polri mengerahkan puluhan personel untuk membubarkan massa yang anarkis.

Red: Edwin Dwi Putranto

Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026). TNI dan Polri mengerahkan puluhan personel untuk membubarkan massa yang anarkis usai menghadiri peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh di depan Masjid raya Baiturrahman. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sejumlah massa terlibat kericuhan usai mengikuti zikir dan doa bersama peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh. Situasi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman kemudian berubah tegang. (FOTO : EPA/HOTLI SIMANJUNTAK)

Sejumlah orang terlihat melemparkan batu ke arah petugas keamanan yang berjaga. Situasi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman kemudian berubah tegang. (FOTO : EPA/HOTLI SIMANJUNTAK)

Petugas TNI dan Polri bergerak mengamankan situasi saat kericuhan pecah di Banda Aceh. Puluhan personel dikerahkan untuk mengendalikan massa dan mencegah kericuhan meluas. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Warga mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka dalam sebuah unjuk rasa memperingati hari jadi perjanjian damai antara Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026). Massa berhadapan dengan aparat keamanan saat kericuhan terjadi setelah rangkaian peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh. (FOTO : EPA/HOTLI SIMANJUNTAK)

Peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh yang semestinya menjadi momentum mengenang perjalanan perdamaian justru diwarnai kericuhan. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sebuah mobil mengalami kerusakan setelah kericuhan yang terjadi saat peringatan perjanjian damai antara Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026). TNI dan Polri mengerahkan puluhan personel untuk membubarkan massa yang anarkis usai menghadiri peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh di depan Masjid raya Baiturrahman. (FOTO : EPA/HOTLI SIMANJUNTAK)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Peringatan 21 tahun perjanjian perdamaian Aceh di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026), diwarnai kericuhan. Massa yang sebelumnya mengikuti zikir dan doa bersama di depan Masjid Raya Baiturrahman terlibat bentrokan hingga TNI dan Polri mengerahkan puluhan personel untuk membubarkan massa.

Kericuhan terjadi setelah rangkaian kegiatan peringatan hari perdamaian Aceh tersebut berlangsung. Petugas kemudian berupaya mengendalikan situasi dan membubarkan massa yang dinilai melakukan tindakan anarkis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement