Personel Basarnas menaiki perahu karet RIB 02 Banten pada hari ketujuh operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026). Operasi SAR untuk mencari lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan yang diharapkan bisa mendapatkan hasil maksimal untuk menemukan para korban. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad (kanan) bersama Gubernur Banten Andra Soni (kiri) memberikan keterangan pers pada hari ketujuh operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Posko SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026). Operasi SAR untuk mencari lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan yang diharapkan bisa mendapatkan hasil maksimal untuk menemukan para korban. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Helikopter Basarnas jenis Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 bersiap mendarat pada hari ketujuh operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026). Operasi SAR untuk mencari lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan yang diharapkan bisa mendapatkan hasil maksimal untuk menemukan para korban. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG Personel Basarnas melanjutkan pencarian lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang hilang kontak di perairan Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026). Memasuki hari ketujuh, keberadaan delapan orang yang berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 6.649 mil laut persegi dengan mengerahkan 18 kapal dan satu helikopter. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut, udara, dan darat, dengan perhatian khusus pada sejumlah sektor yang sebelumnya terdapat temuan.
Setelah evaluasi hari ketujuh belum membuahkan hasil, operasi SAR diputuskan diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk memaksimalkan pencarian dan memberikan peluang lebih besar bagi korban untuk ditemukan.
sumber : Antara Foto