Selasa 15 Sep 2026 18:26 WIB

Kasus ISPA di Palembang Melonjak, Anak-anak Mulai Terdampak Kabut Asap

Kasus ISPA di Palembang naik hingga 4.326 kasus per 14 September 2026.

Red: Edwin Dwi Putranto

Seorang anak yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mendapatkan perawatan dengan nebulizer di Posko Kesehatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Puskesmas Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 14 September 2026, kasus ISPA mingguan meningkat dari 3.807 kasus pada minggu keempat Agustus menjadi 4.104 kasus pada minggu pertama September dan kembali naik menjadi 4.326 kasus pada minggu kedua, yang didominasi warga usia produktif dan anak-anak akibat paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Dokter memeriksa anak yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 14 September 2026, kasus ISPA mingguan meningkat dari 3.807 kasus pada minggu keempat Agustus menjadi 4.104 kasus pada minggu pertama September dan kembali naik menjadi 4.326 kasus pada minggu kedua, yang didominasi warga usia produktif dan anak-anak akibat paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Dokter memeriksa anak yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 14 September 2026, kasus ISPA mingguan meningkat dari 3.807 kasus pada minggu keempat Agustus menjadi 4.104 kasus pada minggu pertama September dan kembali naik menjadi 4.326 kasus pada minggu kedua, yang didominasi warga usia produktif dan anak-anak akibat paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terus meningkat di Palembang, Sumatera Selatan, seiring paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (15/9/2026). Kondisi tersebut turut berdampak pada anak-anak dan warga usia produktif.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang per 14 September 2026, jumlah kasus ISPA meningkat dari 3.807 kasus pada pekan keempat Agustus menjadi 4.104 kasus pada pekan pertama September, kemudian mencapai 4.326 kasus pada pekan kedua. Peningkatan kasus terjadi di tengah meluasnya paparan kabut asap dari karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement