Ahad 16 Apr 2017 19:00 WIB

Uniknya Beragam Kerajinan Karung Goni Asal Sukabumi

.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Mohamad Amin Madani

Gelang batu akik dari karung goni, di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

Tas dari karung goni karya Abah Iwan atau sering disebut Abah Goni (60 tahun), di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

Abah Iwan atau sering disebut Abah Goni (60 tahun), menunjukan tumpukan karung goni yang akan dijadikan kerajinan, di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

Abah Iwan atau sering disebut Abah Goni tengah menunjukkan produk kerajinan karung goni di rumahnya Kampung Cijagung Desa Gedepangrango, Kecamatan, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi Sabtu (1/4). (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

Para pekerja membuat kerajinan dari goni, di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

Abah Iwan atau sering disebut Abah Goni (60 tahun), memakai baju dan topi karung goni, di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. (FOTO : Republika/Riga Nurul Iman)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Sukabumi terus menggeliat. Salah satunya ditunjukkan dengan makin banyaknya produk UKM yang mengandalkan kreativitas pelaku usaha.

Contohnya pelaku usaha yang memanfaatkan barang bekas atau limbah yang sudah tidak terpakai yang diubah menjadi produk bernilai jual tinggi. Kreativitas tersebut misalnya dilakoni Abah Iwan atau sering disebut Abah Goni (60 tahun) di Kampung Cijagung Paninengan RT 31 RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
 
Sosok tersebut mengolah barang bekas karung goni. Bahan karung goni yang sebelumnya dipakai untuk membawa beras maupun kacang kini diubah menjadi kerajinan berbagai macam produk. Misalnya menjadi bahan utama pembuatan tas ransel, tas rajut, rompi, celana, gelang, dan topi. 
 
Karung goni dipilih sebagai bahan utama pembuatan produk terang Iwan karena dinilai unik dan mempunyai kekuatan. Untuk membuat kerajinan karung goni, Abah Iwan memberdayakan warga di sekitar tempat tinggalnya. Terutama kalangan ibu-ibu dan bapak-bapak.
 
Produk UKM kerajinan karung goni dari Kadudampit ini sudah merambah hampir ke semua wilayah di nusantara, di antaranya Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Yogyakarta, Bali, dan Lombok. Lokasi pemasaran produk UKM tersebut biasanya di sejumlah lokasi wisata yang banyak didatangi turis asing dari mancanegara. 
 
Abah Iwan mengungkapkan setiap harinya ia harus membayar produk kerajinan dari warga sebesar Rp 120 ribu hingga Rp 150 ribu. Jumlah tersebut dinilai cukup membantu warga dalam membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. (

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement