Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) di pabrik air mineral kawasan Kalibata, Jakarta, Rabu (15/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) di pabrik air mineral kawasan Kalibata, Jakarta, Rabu (15/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) di pabrik air mineral kawasan Kalibata, Jakarta, Rabu (15/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) menggunakan forklift di pabrik air mineral kawasan Kalibata, Jakarta, Rabu (15/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) di pabrik air mineral kawasan Kalibata, Jakarta, Rabu (15/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Perlambatan ekonomi di kuartal terakhir 2019 berimbas pada tingkat konsumsi air minum dalam kemasan AMDK di tanah air
Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) menyatakan tahun 2019 industri AMDK hanya tumbuh sekitar sembilan persen dibawah target semula sepuluh persen.
sumber : Republika