Petugas posko informasi warga Aceh di Wuhan, China memperlihatkan foto mahasiswa dan warga Aceh yang masih berada negara China di Dinas Sosial Provinsi Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/1/2020). (FOTO : Antara/Irwansyah Putra)
Petugas posko informasi warga Aceh di Wuhan, China melayani warga yang ingin mengetahui informasi dan kondisi para mahasiswa Aceh yang masih berada negara China di Dinas Sosial Provinsi Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/1/2020). (FOTO : Antra/Irwansyah Putra)
Petugas posko informasi warga Aceh di Wuhan, China mengamati nama-nama mahasiswa dan warga Aceh yang berada di China di Dinas Sosial Provinsi Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/1/2020). (FOTO : Antara/Irwansyah Putra)
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memasangkan masker dilanjutkan pemeriksaan kesehatan terhadap mahasiswa asal Aceh, Muhammad Sahuddin (ketiga kanan) seusai perjalanan dari China di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Selasa (28/1/2020). (FOTO : Antara/Ampelsa)
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memasangkan masker dilanjutkan pemeriksaan kesehatan terhadap mahasiswa asal Aceh, Muhammad Sahuddin (ketiga kanan) seusai perjalanan dari China di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Selasa (28/1/2020). (FOTO : Antara/Ampelsa)
inline
REPUBLIKA. CO.ID, BANDA ACEH -- Sejumlah warga negara Indonesia masih berada di berbagai kota di China. Termasuk di Kota Wuhan yang kini diisolasi Pemerintah China.
Dinas Sosial Propinsi Aceh mendirikan Posko informasi warga Aceh di Wuhan. Posko ini didirikan guna memudahkan informasi tentang kondisi keluarga yang masih berada di China.
Sementara itu mahasiswa asal Aceh, Muhammad Sahuddin diperiksa di ruangan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh.
Sebanyak 22 mahasiswa asal daerah itu masih terisolasi akibat Virus Corona di beberapa kota di China dan membutuhkan bantuan dari pemerintah agar dapat dipulangkan ke tanah air.
sumber : Antara