Bank Wakaf Mikro. Petugas melayani konsultasi nasabah di Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri di komplek Ponpes krapyak, Yogyakarta, Rabu (12/2). (FOTO : Wihdan HIdayat/Republika)
Bank Wakaf Mikro. Petugas melayani konsultasi nasabah di Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri di komplek Ponpes krapyak, Yogyakarta, Rabu (12/2). (FOTO : Wihdan HIdayat/Republika)
Bank Wakaf Mikro. Petugas melayani konsultasi nasabah di Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri di komplek Ponpes krapyak, Yogyakarta, Rabu (12/2). (FOTO : Wihdan HIdayat/Republika)
Bank Wakaf Mikro. Petugas menghitung angsuran nasabah di Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri di komplek Ponpes krapyak, Yogyakarta, Rabu (12/2). (FOTO : Wihdan HIdayat/Republika)
Bank Wakaf Mikro. Petugas melayani konsultasi nasabah di Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri di komplek Ponpes krapyak, Yogyakarta, Rabu (12/2). (FOTO : Wihdan HIdayat/Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, KRAPYAK -- Sering kita mendenger istilah bank wakaf mikro (BWM). Namun tidak banyak yang memahami istilah ini. BWM merupakan lembaga penyalur pembiayaan yang dananya bersumber dari wakaf tunai masyarakat.
Dana wakaf yang diberikan kepada nazir, yakni lembaga amil zakat itulah yang dialokasikan sebagai modal bagi lembaga keuangan syariah mikro atau BWM.
Skema pembiayaan BWM adalah pembiayaan tanpa bunga dengan minimal pinjaman Rp1 juta. Selain mendapatkan pembiayaan untuk modal kerja, nasabah BWM juga akan mendapatkan pendampingan dan pemberdayaan yang bermanfaat untuk meningkatkan usahanya.
Di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta juga terdapat Bank Wakaf Mikro. Bank Wakaf Mikro Almuna Berkah Mandiri ini telah memasuki tahun ke-3 operasional. BWM Almuna Berkah Mandiri sudah menjangkau 799 nasabah. Dengan dana kelola mencapai Rp 1,631 Miliar
sumber : Republika, Antara