Puluhan penumpang turun dari Kapal Motor (KM) Binaiya setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (21/5/2021). Petugas gabungan memeriksa penumpang Kapal Motor (KM) Binaiya yang datang dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat tersebut dan mengamankan dua warga yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia untuk diperiksa lebih lanjut karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hanya membawa paspor. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
Puluhan penumpang turun dari Kapal Motor (KM) Binaiya setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (21/5/2021). Petugas gabungan memeriksa penumpang Kapal Motor (KM) Binaiya yang datang dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat tersebut dan mengamankan dua warga yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia untuk diperiksa lebih lanjut karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hanya membawa paspor. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
Petugas memeriksa identitas dan surat keterangan sehat bebas COVID-19 milik penumpang Kapal Motor (KM) Binaiya saat inspeksi mendadak (sidak) penduduk pendatang di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (21/5/2021). Petugas gabungan memeriksa penumpang Kapal Motor (KM) Binaiya yang datang dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat tersebut dan mengamankan dua warga yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia untuk diperiksa lebih lanjut karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hanya membawa paspor. (FOTO : Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Puluhan penumpang turun dari Kapal Motor (KM) Binaiya setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (21/5/2021).
Petugas gabungan memeriksa penumpang Kapal Motor (KM) Binaiya yang datang dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat tersebut dan mengamankan dua warga yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia untuk diperiksa lebih lanjut karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hanya membawa paspor.
sumber : Antara