Selasa 04 Oct 2022 23:54 WIB

Berbagai Tanda Duka Diletakkan di Pintu Stadion Kanjuruhan

Pintu stadion yang terkunci saat kerusuhan disebut-sebut penyebab kematian korban..

Rep: Mast Irham/ Red: Yogi Ardhi

Bunga dan plakat digantung di pintu masuk tribun untuk menyampaikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD , pemerintah membentuk tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

Seorang anak laki-laki berdiri di depan pintu masuk tribun untuk memberikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD , pemerintah membentuk tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

Warga melempar bunga untuk menyampaikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan pertandingan sepak bola di luar Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD, pemerintah membentuk sebuah Tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

Bunga dan plakat digantung di pintu masuk tribun untuk menyampaikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD , pemerintah membentuk tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

Seorang wanita mengintip melalui pintu masuk tribun menyusul kerusuhan sepak bola dan injak-injak di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD, pemerintah membentuk penyelidikan independen tim setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan injak-injak menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

Seorang pria melempar bunga untuk menyampaikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan di pintu masuk tribun Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022. Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD, Pemerintah membentuk tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022. (FOTO : EPA-EFE/MAST IRHAM)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Bunga dan plakat digantung di pintu masuk tribun untuk menyampaikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan dan penyerbuan di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Indonesia, 04 Oktober 2022.

Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD , pemerintah membentuk tim investigasi independen setelah 125 orang tewas dalam kerusuhan dan penyerbuan menyusul pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Jawa Timur pada 01 Oktober 2022.

sumber : EPA EFE
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement