Senin 11 Sep 2023 06:18 WIB

Melihat Lebih Dekat Kerusakan Akibat Gempa di Maroko

Menewaskan sedikitnya 2.012 orang dan melukai 2.059 lainnya.

Red: Tahta Aidilla

wanita menangis saat mereka berduka atas para korban gempa bumi di Moulay Brahim di provinsi Al Haouz, Maroko, Ahad, (10/9/2023). (FOTO : Fernando Sanchez/Europa Press via AP)

Seorang pria berdiri di samping hotel yang rusak pasca gempa di desa Moulay Brahim, dekat pusat gempa, di luar Marrakesh, Maroko, Sabtu, (9/9/2023). (FOTO : AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

Petugas penyelamat melakukan operasi penyelamatan akibat gempa bumi dahsyat di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/MOHAMED MESSARA)

Seorang wanita melewati bangunan yang rusak akibat gempa bumi susulan di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/YOAN VALAT)

Seorang wanita melihat puing-puing bangunan yang rusak pasca gempa bumi dahsyat di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/MOHAMED MESSARA)

Petugas penyelamat mengevakuasi jenazah korban gempa di desa Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/MOHAMED MESSARA)

Bangunan dapur rusak akibat gempa bumi dahsyat di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, Ahad (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/YOAN VALAT)

Petugas penyelamat melakukan operasi penyelamatan menyusul gempa bumi dahsyat di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko, (10/9/2023). (FOTO : EPA-EFE/YOAN VALAT)

Sebuah mobil rusak berat akibat gempa tertinggal di pinggir jalan menuju desa Ijjoukak, dekat Marrakesh, Maroko, (9/9/2023). (FOTO : AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

Kerusakan yang melanda pertokoan di Marrakesh, Maroko, Ahad (10/9/2023). (FOTO : AP Photo/Mark Carlson)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MARRAKESH--Kerusakan pascagempa bumi dahsyat di Ouirgane, selatan Marrakesh, Maroko (10/9/2023). 

Gempa berkekuatan 6,8 skala richter yang melanda Maroko tengah pada akhir (8/9) telah menewaskan sedikitnya 2.012 orang dan melukai 2.059 lainnya, 1.404 di antaranya yang berada dalam kondisi serius, merusak bangunan dari desa-desa dan kota-kota di Pegunungan Atlas hingga Marrakesh.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri negara tersebut, gempa bumi telah berdampak pada lebih dari 300.000 orang di Marrakesh dan sekitarnya, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA). Raja Maroko Mohammed VI pada tanggal 9 September mengumumkan tiga hari berkabung nasional bagi para korban gempa bumi.

 

sumber : EPA, AP Photo
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement