Selasa 27 Jan 2026 20:00 WIB

Warga Tasikmalaya Resah dengan Maraknya Penambangan Pasir Ilegal

Aktivitas tambang pasir ilegal mengancam sumber air milik warga.

Red: Edwin Dwi Putranto

Alat berat mengeruk pasir di area tambang pasir di Kampung Rancabendem, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). Berdasarkan data Pemerintah Kota Tasikmalaya, dari tiga gunung di Kecamatan Bungursari terdapat lebih dari satu lokasi galian tambang pasir ilegal, sehingga warga berharap aktivitas tambang tersebut ditutup karena dinilai merusak lingkungan serta mengancam sumber air milik warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Aktivitas penambangan pasir di area tambang pasir di Kampung Rancabendem, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). Berdasarkan data Pemerintah Kota Tasikmalaya, dari tiga gunung di Kecamatan Bungursari terdapat lebih dari satu lokasi galian tambang pasir ilegal, sehingga warga berharap aktivitas tambang tersebut ditutup karena dinilai merusak lingkungan serta mengancam sumber air milik warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Foto udara alat berat mengeruk pasir di area tambang pasir di Kampung Rancabendem, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). Berdasarkan data Pemerintah Kota Tasikmalaya, dari tiga gunung di Kecamatan Bungursari terdapat lebih dari satu lokasi galian tambang pasir ilegal, sehingga warga berharap aktivitas tambang tersebut ditutup karena dinilai merusak lingkungan serta mengancam sumber air milik warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Alat berat mengeruk pasir di area tambang pasir di Kampung Rancabendem, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Kota Tasikmalaya, dari tiga gunung di Kecamatan Bungursari terdapat lebih dari satu lokasi galian tambang pasir ilegal, sehingga warga berharap aktivitas tambang tersebut ditutup karena dinilai merusak lingkungan serta mengancam sumber air milik warga.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement