Direktur Commercial Banking BTN Hermita, CEO Pinhome Dayu Dara Permata, Founder & CEO PT Kreasi Karya Dus Duk Duk Group Muhammad Arif Susanto (dari kanan) dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session BTN Housingpreneur Batch 3 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sesi tersebut membahas strategi pengembangan industri perumahan di tengah perubahan perilaku pembeli, fluktuasi harga material, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Pembahasan mencakup analisis data pasar, inovasi material berkelanjutan, financing and ecosystem enablement, serta entrepreneurial marketing. (FOTO : Dok Republika)
Corporate Secretary BTN Ramon Armando (kiri), bersama Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Ikang Fawzi dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session BTN Housingpreneur Batch 3 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sesi tersebut membahas strategi pengembangan industri perumahan di tengah perubahan perilaku pembeli, fluktuasi harga material, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Pembahasan mencakup analisis data pasar, inovasi material berkelanjutan, financing and ecosystem enablement, serta entrepreneurial marketing. (FOTO : Dok Republika)
Corporate Secretary BTN Ramon Armando, Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Ikang Fawzi, CEO Pinhome Dayu Dara Permata, Direktur Commercial Banking BTN Hermita, Founder & CEO PT Kreasi Karya Dus Duk Duk Group Muhammad Arif Susanto, Vice Chancellor MarkPlus Institute Jacky Mussry (dari kiri) dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session BTN Housingpreneur Batch 3 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sesi tersebut membahas strategi pengembangan industri perumahan di tengah perubahan perilaku pembeli, fluktuasi harga material, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Pembahasan mencakup analisis data pasar, inovasi material berkelanjutan, financing and ecosystem enablement, serta entrepreneurial marketing. (FOTO : Dok Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BTN Housingpreneur Batch 3 menghadirkan sesi diskusi yang mempertemukan pelaku dan praktisi industri properti dalam Inspiration Talk Established Business Intimate Dinner Session di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sesi tersebut membahas berbagai tantangan bisnis perumahan, mulai dari perubahan perilaku pembeli, fluktuasi harga material, hingga persaingan pasar yang semakin ketat.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data, inovasi material berkelanjutan, akses pembiayaan, serta kolaborasi dalam ekosistem properti. Berbagai pendekatan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha membuat proyek lebih efisien, memperkuat pemasaran, dan menghadirkan produk hunian yang tetap relevan dengan kebutuhan pasar.
sumber : Republika