Rupiah Kembali Melemah, Dibuka di Level Rp18.125 per Dolar AS
Rupiah dibuka di level Rp18.125 per dolar AS, atau melemah 0,03 persen .
Rep: Thoudy Badai/ Red: Edwin Dwi Putranto
Karyawan menunjukkan lembaran uang dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di money changer PT Valuta Artha Mas, ITC Kuningan, Jakarta, Senin (2/11/2026). Pada perdagangan awal November, rupiah kembali melemah tipis sebesar 0,03 persen dan dibuka di level Rp18.125 per dolar AS. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Karyawan menghitung uang dolar AS di money changer PT Valuta Artha Mas. Pelemahan rupiah pada awal perdagangan Senin terjadi setelah mata uang Garuda mencatat penguatan selama dua hari berturut-turut pada pekan sebelumnya. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Karyawan melayani transaksi penukaran mata uang asing di money changer PT Valuta Artha Mas. Nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator pasar keuangan yang terus dicermati pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Sejumlah lembaran uang rupiah dan dolar AS diperlihatkan di money changer PT Valuta Artha Mas. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka pada posisi Rp18.125 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.120 per dolar AS. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Karyawan menata uang dolar AS di tempat penukaran valuta asing. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan pada perdagangan pertama November 2026. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Uang rupiah dan dolar AS terlihat di meja layanan money changer PT Valuta Artha Mas. Rupiah mengawali perdagangan November dengan pelemahan tipis setelah sempat menguat dalam dua sesi perdagangan terakhir pada pekan sebelumnya. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
inline
JAKARTA -- Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di money changer PT Valuta Artha Mas, ITC Kuningan, Jakarta, Senin (2/11/2026). Pada perdagangan pertama November 2026, nilai tukar rupiah kembali melemah setelah mencatat penguatan selama dua hari berturut-turut pada pekan sebelumnya. Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.125 per dolar AS, atau melemah 0,03 persen dibandingkan penutupan Jumat (30/10/2026) di posisi Rp18.120 per dolar AS.
Pelemahan tipis tersebut menandai pergerakan rupiah pada awal pekan setelah sempat menguat dalam dua sesi perdagangan sebelumnya. Pergerakan nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator yang terus dicermati pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan.
sumber : Republika