Senin 02 Nov 2026 21:00 WIB

Banjir Lahar Semeru Terjang Lumajang, Ratusan Warga Terisolasi

Banjir lahar mengakibatkan tiga rumah rusak dan 10 rumah lainnya terancam ambruk.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga menyaksikan aliran banjir lahar hujan Gunung Semeru yang menerjang Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Banjir lahar tersebut menyebabkan tanggul Sungai Glidik jebol dan tiga rumah warga mengalami kerusakan. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Aliran banjir lahar hujan Gunung Semeru menerjang kawasan Sungai Glidik di Kabupaten Lumajang. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lumajang, banjir lahar tersebut memiliki amplitudo maksimum 65 milimeter. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Warga melihat kondisi rumah terdampak lahar hujan Gunung Semeru di Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Permukiman warga di Dusun Taman Sari, Desa Purorejo, terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru. Jebolnya tanggul Sungai Glidik menyebabkan 117 kepala keluarga di wilayah tersebut terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Warga melihat kondisi lahan pertanian yang terdampak lahar hujan Gunung Semeru di Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lumajang, banjir lahar dengan amplitudo maksimum 65 milimeter tersebut menyebabkan tanggul Sungai Glidik jebol sehingga mengakibatkan tiga rumah rusak, 10 rumah lainnya berisiko ambruk serta 117 kepala keluarga di Dusun Taman Sari terisolasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

inline

LUMAJANG -- Banjir lahar hujan Gunung Semeru menerjang Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lumajang, banjir lahar dengan amplitudo maksimum 65 milimeter tersebut menyebabkan tanggul Sungai Glidik jebol. Akibatnya, tiga rumah rusak dan 10 rumah lainnya terancam ambruk.

Jebolnya tanggul juga menyebabkan 117 kepala keluarga di Dusun Taman Sari terisolasi. Warga menghadapi keterbatasan akses akibat banjir lahar yang menerjang kawasan tersebut, sementara permukiman di sekitar aliran sungai masih menghadapi risiko kerusakan.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement