Seorang seniman melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
Seorang seniman melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
Seorang anak melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
Seorang seniman melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
Seorang seniman melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
Sejumlah anak melukis di pohon mati saat aksi Tolak Alih Fungsi Lahan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Dago, Kota Bandung, Ahad (5/1). (FOTO : Abdan Syakura_Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Dago, Kota Bandung, diwarnai aksi melukis di pohon mati yang ada di sekitar jalan Dago. Aksi ini merupakan rangkaian aksi Tolak Alih Fungsi Lahan
Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan sekaligus penolakan terhadap alih fungsi lahan dan deforestasi yang dapat menyebabkan bencana di berbagai wilayah di Indonesia.
sumber : Republika