Senin 12 Oct 2026 23:06 WIB

Kemarau Panjang, Muka Air Waduk Wonorejo Turun 8,1 Sentimeter per Hari

Penurunan muka air memunculkan hamparan sedimen.

Red: Edwin Dwi Putranto

Hamparan sedimen terlihat di tepian Waduk Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Penurunan muka air waduk selama musim kemarau membuat area tepian yang sebelumnya terendam mulai terlihat. Perum Jasa Tirta (PJT) I mencatat elevasi waduk turun menjadi 161,95 meter SHVP dari 165,67 meter pada 27 Agustus 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Nelayan menebar jaring di tepian Waduk Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Berdasarkan data PJT I, elevasi muka air waduk turun 3,72 meter dari 27 Agustus hingga 12 Oktober 2026, dengan rata-rata penurunan 8,1 sentimeter per hari. Meski elevasi berada di bawah pola operasi, PJT I sebelumnya menyatakan layanan irigasi dan operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA) masih dapat berjalan. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Pemancing memancing ikan di tepi Waduk Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Saat muka air menyusut, tepian waduk menampakkan hamparan sedimen yang sebelumnya tertutup air. Kondisi ini terjadi di tengah musim kemarau ketika minimnya debit air yang masuk turut mendorong penurunan elevasi waduk. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG -- Hamparan sedimen mulai terlihat di tepian Waduk Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur, seiring penurunan muka air waduk, Senin (12/10/2026). Berdasarkan data Perum Jasa Tirta (PJT) I, elevasi muka air tercatat 161,95 meter berdasarkan acuan Soerabaja Haven Vloed Peil (SHVP), turun dari 165,67 meter pada 27 Agustus 2026.

Penurunan rata-rata 8,1 sentimeter per hari tersebut membuat sebagian tepian waduk yang sebelumnya tertutup air kini terlihat berupa hamparan sedimen. Perubahan kondisi ini menjadi gambaran nyata dinamika muka air waduk dalam beberapa pekan terakhir. Namun, penyebab penurunan dan dampaknya terhadap ketersediaan air perlu merujuk pada keterangan resmi pengelola waduk.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement